Tips Desain Interior Rumah Minimalis, Bikin Rumah Makin Manis


Tulisan ini adalah rewrite dari artikel yang pernah saya buat untuk client (harap maklum, ghost writer nih)Sasaran artikel ini simpel saja, yaitu untuk para pembaca yang ingin interior rumah minimalisnyanya bisa mirip-mirip sedikit dengan foto-foto yang suka terpajang di cover depan tabloid / majalah genre interior semacam Rumah, Griya Asri, Idea, dan teman-temannya. Sebenarnya rumusnya sederhana, sesederhana hidup saya, yaitu wujudkan keseimbangan dan proporsi antar elemen di dalam ruang, itu saja. Dan untuk rumah yang mungil, less is more adalah motto yang cocok untuk diterapkan. Tanpa panjang lebar lagi, cek tips-tipsnya di bawah ini yaa.
sumber : http://tucasanueva.com.mx
1.   Aturan dasar desain interior : keseimbangan, proporsi dan skala
Sebenarnya tiga konsep dasar ini harus ada dalam semua desain, tidak hanya desain interior. Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan sebuah harmoni, tidak hanya harus match antar elemen, namun dapat saling melengkapi keberadaannya. Semua furniture dan ornamen yang terdapat pada tiap ruang haruslah berada pada proporsi yang tepat. Tidak ada salah satu yang memiliki besaran yang terlalu kecil atau terlalu besar, sehinga secara visual akan didapatkan keseimbangan ruang. Contoh konkritnya, jangan sampai Anda "menumpuk" furniture di salah satu sisi / sudut saja, karena jadinya akan terlihat njomplang. Namun bukan berarti Anda tidak bisa meletakkan furniture khusus sebagai elemen kontras. Anda dapat melakukannya, dengan syarat bahwa furniture tersebut haruslah sangat besar atau sangat kecil dibanding furniture-furniture lain (tunjukkan sebuah kontras yang ekstrim, jangan setengah-setengah).

2.   Ciptakan tata atur yang baik
Kekacauan merupakan salah satu sumber pemicu stress di dalam rumah. Apalagi bagi stay at home mom, atau work from home mom (like me), melihat kekacauan yang bersumber dari berantakannya mainan anak sudah cukup membuat kepala pening, jangan sampai lah ditambah dengan kekacauan dari penataan perabot rumah. Mengadopsi konsep minimalis memiliki arti bahwa penghuni rumah harus menciptakan sebuah keteraturan di dalam rumah yang identik dengan kumpulan garis-garis tegas yang terorganisir dengan baik. Salah satu kunci sukses untuk melakukan hal ini adalah menggunakan furniture multifungsi atau rak-rak penyimpanan dalam berbagai bentuk. Kunci sukses berikutnya adalah melakukan kegiatan penyortiran secara rutin terhadap barang-barang yang sudah tidak digunakan demi menjaga kerapihan.

3.   Memilih satu tema warna, hindari banyak warna
Tetapkan pilihanmu pada satu konsep warna, jangan terlalu banyak karena akan memberi kesan ramai. Misalnya tema monokrom, atau gradasi warna pastel. Itu sudah cukup menghadrikan harmoni ke rumah Anda. Dan seperti yang sudah pernah saya dapatkan di perkuliahan arsitektur 17 beberapa belas tahun yang lalu (iya, saya tua), untuk mempercantik interior, hadirkan satu warna kontras. 
sumber : https://www.housebeautiful.com/

4.   Gunakan dekorasi focal point
Focal point berarti pusat perhatian. Buatlah siapa pun yang memasuki rumah Anda akan merasa terkesima dengan setiap ruangan yang mereka masuki (tamu mana ya yang masuk-masuk ke semua ruangan?) Contoh : buatlah sofa tamu Anda sebagai focal point dengan berbagai cara, seperti memilih warna merah, dimana furniture sekitarnya memiliki dominasi warna netral (nyambung dengan poin no.3); atau meletakkan lukisan yang sangat besar di dinding dapur; dan sebagainya.

5.   Utamakan kualitas diatas kuantitas
Desain interior rumah minimalis berhubungan erat dengan kualitas. Pilihlah elemen dekorasi yang berkualitas tinggi, mulai dari furniture, hiasan dinding, penutup lantai, hingga pencahayaan. Hindari memasukkan sebanyak mungkin furniture yang bisa masuk ke dalam rumah (walau budgetmu mampu melakukannya), karena hal tersebut justru menjauhkan rumah Anda dari kesan minimalis.

6.   Tambahkan detail
Minimalis bukan berarti miskin sentuhan kecil berupa detail lho. Detail / aksen yang manis juga tetap diperlukan untuk dapat memperkaya keindahan dekorasi rumah minimalis. Contohnya : elemen bordir pada setiap bantal di rumah; sudut yang khas pada setiap bingkai foto di dinding; finishing HPL motif favorit pada beberapa perabot, dan masih banyak lagi ide lainnya. 

7.   Gunakan permainan pencahayaan untuk dramatisasi suasana
Pencahayaan memainkan peran penting dalam desain interior, apalagi untuk area yang sempit, maka pencahayaan akan sangat membantu membuatnya menjadi “luas”. Salah satu elemen yang sering digunakan untuk dramatisasi ini adalah cermin. Mainkan feeling Anda ketika hendak menerapkan penggunaan cermin di ruangan. Anda juga dapat memanfaatkan pencahayaan alami dengan memilih model jendela yang tepat. Jika memilih untuk  memanfaatkan pencahayaan buatan, maka akan banyak sekali model pencahayaan yang dapat diperoleh, asalkan jangan lupa untuk tetap mempertimbangkan efisensi energi ya.

Tips-tips sederhana tersebut seyogyanya dapat diaplikasikan pada setiap ruang di dalam rumah. Anda dapat menggunakan tema berbeda pada tiap ruang, namun tetap memiliki general concept. Dengan menerapkan tips-tips di atas dengan tepat, maka akan tercipta desain interior rumah minimalis yang sederhana tapi manis. Baiklah, selamat berkreasi!

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Ini Alasan Mengapa Kaos Anak Muslim Afrakids Layak Dipilih

Tentang Cita-Cita

Rindu Pantai